Yesus Memberkati Anak – anak [ Mat 19 : 13 - 15 ]
19:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
19:14 Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."
19:15 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.
Hari ini jika anda baca koran ada berita tentang demo aktivis yang tergabung dalam koalisi tanpa TV, mereka menggelar aksi teatrikal di Bundaran Hotel Indonesia, kemarin hari jumat 23 juli 2010.
Dalam aksi itu, mereka mengajak masyarakat tidak menyalakan TV sehari penuh pada minggu ( 25 juli ).
Kenapa ???? Karena salah satu dampak negatif yang terkena adalah anak2. Mungkin takut kalo banyak anak akan seperti Sinchan.
Kalo kita ibaratkan anak2 itu mungkin seperti selembar kertas putih polos, seiring berjalannya waktu, umur makin bertambah, dan kertas putih polos itu mulai banyak tulisan2 dan coretan2. Tidak terkecuali mungkin muncul noda2 hitam. ( Keluarga, khususnya ortulah yang paling pertama memberikan tulisan2 ataupun coretan2 itu ).
Intinya dari yang putih polos, tanpa tahu apa2, muncul prinsip2, keinginan2, paradigma2, ide2, bahkan mungkin kekuatiran2, ketakutan2, kemalasan2, keburukan2, dll.
Sampai satu titik mungkin yang putih polos itu sudah penuh sekali tulisan, coretan, noda, bercak, dll sampai tidak ada lagi tempat buat membuat tulisan indah disana.
Maka banyak orang bilang, orang semakin tua itu semakin sulit berubah.
Banyak orang yang bertobat dan datang ke Tuhan, tetapi perilakunya tidak berubah, pemikirannya tidak berubah, keburukannya tidak berubah. Kenapa ????
Karena sudah tidak ada lagi tempat buat menulis ayat di “ kertas” tersebut.
Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.”
Mari kita datang ke Tuhan bukan hanya dengan “ kertas” kita tetapi juga dengan penghapusnya. Supaya Tuhan bisa hapus hal2 yang buruk dan diganti dengan yang baik dan mulia.
Mari kita cek semua, apakah “kertas” kita siap untuk “dihapus” dan “ditulis ulang” oleh Tuhan????
Terima Kasih,
Artikel yang berhubungan:
- Yesus Menyembuhkan Seorang Anak Muda yang Sakit Ayan [ Mat 17:14-21 ]
- Perumpamaan Tentang Dua Orang Anak [ Mat 21 : 28 - 32 ]
- Kedatangan Anak Manusia. Perumpamaan Tentang Pohon Ara [ Mat 24 : 29 - 36 ]
- Yesus Dimuliakan di Atas Gunung [ Mat 17 : 1- 13 ]
- Kubur Tuhan Yesus Dijaga [ Mat 27 : 62 - 66 ]
komentar »
Bagaimana menurut Anda?
Untuk menampilkan foto pada komentar Anda, daftarkan email Anda di gravatar!


Belum ada komentar