13:53 Setelah Yesus selesai menceriterakan perumpamaan-perumpamaan itu, Ia pun pergi dari situ.

13:54 Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: "Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu?

13:55 Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?

13:56 Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?"

13:57 Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya."

13:58 Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.

 

Pengalaman saya didalam komunitas rohani, adalah susah memimpin orang yang dulunya selevel, kemudian saya diatasnya secara struktural.

Hal ini banyak dialami oleh orang2, bahwa ketika dulu selevel, ga ada yang lebih tinggi, ga ada yang lebih rendah.

Tetapi ketika struktur menunjukkan bahwa kita ada diatasnya, maka muncul suatu pemberontakan batin, yang pada akhirnya juga muncul dari sikap.

Persoalan batinnya mungkin seperti ini, dulu sama2 derajatnya, sekarang main perintah, main paksa, sok tahu, sok pemimpin.

Memang hal ini tidak dialami oleh semua orang, tetapi hal seperti ini adalah suatu persoalan yang jamak.

Ternyata  hal seperti inipun dialami oleh Tuhan Yesus.

Andaikata orang2 Nazaret tidak tahu asal usul Tuhan Yesus, mungkin penolakan ini tidak akan terjadi.

Tetapi karena mereka merasa bahwa, “Hei, kita ini dulu kan selevel, kok sekarang aku dibawah-Nya?”. Maka hati jadi dongkol.

Ini bicara tentang gengsi, harga diri, dan kesombongan.

Susah sekali untuk menerima bahwa kita ini berada di bawah.

Apakah anda adalah seorang yang susah untuk tunduk kepada Hirarki ???

Berat sekali menerima keputusan dari orang yang dulunya selevel, tetapi sekarang menjadi pemimpin anda.

Hati2, jangan sampai anda termasuk orang2 Nazaret, yang menjadi kecewa dan menolak ( ayat 57 ).

Karena tidak banyak mujijat terjadi pada orang Nazaret ( ayat 58 )

Selamat belajar tunduk,

Timotius Tony



Artikel yang berhubungan:

  1. Yesus Menyembuhkan Banyak Orang Sakit [ Mat 15 : 29 - 31 ]
  2. Yesus Menyembuhkan Seorang Anak Muda yang Sakit Ayan [ Mat 17:14-21 ]
  3. Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang [ Mat 14 : 13 - 21 ]
  4. Belas Kasihan Yesus Terhadap Orang Banyak
  5. Yesus Menyembuhkan Orang – Orang Sakit di Genesaret [ Mat 14 : 34 - 36 ]

Artikel sebelumnya:         Artikel selanjutnya: