18:6 “Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

18:7 Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.

18:8 Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.

18:9 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua.

18:10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.

18:11 [Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.]”

Baru2 ini saya melakukan petualangan dengan istri pergi ke singapore.

Membawa peta sendiri sambil mencari2 jalan, kemana harus pergi. Tersesat dalam MRT dan bingung naik bis. Yahhh seru juga kok. Buktinya juga tetep selamat.

Ada satu kali, ketika kita pertama naik MRT, rencana sih mau pulang ke hotel.

Kita menginap di Hotel Royal yang di newton, dalam bayangan kita berarti kita harus turun di station di Newton, karena hotel ada di newton.

Ternyata kita baru tahu jalannya masih jauh banget. Harusnya kita turun di station Novena, karena hotelnya sangat dekat dengan Novena.

Nahhhh, waktu kita jalan itu, sambil pegang peta, kita bingung harus jalan kemana karena harus lewati satu bundaran besar dengan jalan bertumpuk2.

Supaya tidak tersesat, maka kita bertanyalah ke orang. Orang pertama bilang, “ Ohhhh kamu harus nyebrang jalan ini, trus jalan kesana “.

Setelah menyeberang, dengan hampir tertabrak mobil ( karena pencet lampu supaya mobil berhenti lama sekali, kita terobos aja ) kita juga masih bingung dimana sih hotel kita.

Akhirnya bertanyalah kita ke orang kedua, dia bilang “ Ohhhh, kamu harus menyeberang kesana, karena newton ada disana “

Dieeenggggg ???????????? Dia menunjuk jalan besar yang sudah kita sebrangi.

Kesimpulan saya adalah ini PENYESATAN, salah satu pasti salah.

Waktu kita masih ngomong2 dengan orang kedua dan bingung2 akhirnya muncullah orang ketiga, karena dengar kita bingung2. Dan dia membenarkan orang pertama.

Orang ketiga bilang, “ benar kamu tinggal jalan kesana saja, Newton itu ada di balik gedung itu.”

Setelah itu orang kedua minta maaf, dia bilang dia salah ingat.

Weeehhhhhhhh, kalo ga yakin jangan saranin orang mas. Ini PENYESATAN.

Ada satu daerah yang orang pernah bilang, hati2 kalo bertanya dengan orang disana.

Kalo ga salah itu madura ( sudah balik Indo ini ), kalo tanya kesana walaupun orangnya ga tahu dia main tunjuk aja. Akhirany terjadilah penyesatan.

Hari – hari ini banyak terjadi penyesatan, banyak orang salah ambil jalan.

Baik yang tersesat, baik yang tidak sengaja menyesatkan, kasihan sekali.

Ada orang yang bilang, tunjukkan saya 10 temanmu dan saya akan tunjukkan siapa anda.

Artinya teman itu sangat mempengaruhi kita, maka Paulus bilang  “ Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik “.

Orang dikatakan sesat, jika dia menjauhi yang benar. Kalo mendekati yang benar, bukankah itu bukan penyesatan.

Saksi2 Jehovah, dikatakan sesat, karena dia menjauhi yang benar tentang esensi Gereja, yaitu Tritunggal Maha Kudus.

Artinya Siapapun yang menjauhi Kristus artinya menuju tersesat dan siapapun yang membawa orang lain menjauhi Kristus artinya adalah penyesat.

Apakah saat ini anda merasa sedang menjauhi Kristus ???? Malas datang PD, malas Gereja, malas ngomong tentang Tuhan, malas pujian penyembahan, malas baca Kitab Suci.

Hati2 anda menuju daerah tersesat.

Atau anda adalah orang yang justru mengajak orang2 untuk menjauhi Kristus ???? Mengajak orang2 untuk keluar dari komunitas, mengajak orang2 untuk ga usah ikut2 pelayanan.

Hati2 Tuhan Yesus katakan “Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya “

Mari kita bukan menjadi orang2 yang tersesat ataupun penyesat, tetapi baiklah kita berjalan di jalan yang benar sambil menunjukkan jalan kepada yang tersesat.

Let’s Go,

Timotius Tony



Artikel yang berhubungan:

  1. Siapa Yang Terbesar Dalam Kerajaan Sorga [ Mat 18 : 1 - 5 ]
  2. Orang Muda yang Kaya [Mat 19 : 16 - 26 ]
  3. Perumpamaan Tentang Orang-orang Upahan di Kebun Anggur [ Mat 20 : 1 - 16 ]
  4. Yesus Menyembuhkan Orang – Orang Sakit di Genesaret [ Mat 14 : 34 - 36 ]
  5. Belas Kasihan Yesus Terhadap Orang Banyak

Artikel sebelumnya:         Artikel selanjutnya: