PUSH
Hampir setahun sejak sel terakhir ini terbentuk. Tahun sebelumnya, dari 14 orang, jumlah anggota aktif sel sekitar 12. Ketika terjadi pemecahan sel, kuota awal sel ini hanya 7 orang. Agak beda “hawa”nya dengan kondisi sebelum pecah. Aku hanya berharap agar atmosfer sel ini bisa berubah dan jadi ramai seperti dulu. Tapi aku tau bahwa dengan perubahan karakter orang di dalamnya, pasti suasana yang terbentuk akan berubah. Sama sekali tidak pernah terpikir untuk menyamakan atau membandingkan dengan sel sebelumnya. Aku percaya dan optimis bahwa sel ini akan jd sel yang bertumbuh. Namun, bukan berarti jalan yang dilalui akan mudah. Bahkan, banyak hal yang tidak pernah terlintas dalam pikiranku, terjadi dalam waktu hampir setahun ini.
3 bulan sejak sel ini terbentuk, 1orang saudara kami pindah ke Jakarta untuk bekerja. Bukan hal yang mudah buat kami karena saudara kami ini cukup unik dan dia telah mendukung sel ini sebagai pemusik (walaupun kita tahu dia bukan gitaris handal, tp hati melayani selalu ada padanya). Dia orang yang slalu hadir dan memotivasi teman satu sel. Sel ini mulai memasuki masa “sulit”. Aku bahkan tidak pernah bisa membayangkan akan jadi apa sel ini..
Pada waktu yang hampir bersamaan, terjadi konflik pribadi intern sel. Sempat aku bpikir : Tuhan, apa yang harus aku lakukan ? Sel ini hanya tersisa 6 orang. Aku tidak tahu bagaimana harus mempertanggungjawabkan hal ini. Benar-benar masa yang sulit bagi kami. Hal ini menjadi lengkap ketika 2 orang saudara kami “hilang” dr sel. Sejauh yang aku ketahui, selain konflik pribadi, ada juga faktor-faktor lain yang menjadi akar kekecewaan mereka..
Di luar dugaanku, masa sulit itu belum berakhir. Seorang teman kami pun menjadi jarang muncul karena kesibukannya. Hal itu berarti, sel ini hanya tersisa 3 orang.. Bukan hal yang mudah untuk bertahan hanya dengan 3 orang. Ditambah lagi dengan adanya pemikiran2 negatif yang sempat terlintas akibat “hilang”nya saudara kami satu persatu. Jujur, yang ada pada waktu itu adalah perasaan sedih, jengkel dan muncul penilaian-penilaian terhadap orang lain. Namun, satu hal yang sangat kami (dan aku pribadi) syukuri adalah kami tetap berkomitmen untuk datang sel.
Kami, yang hanya tersisa 3 orang, tetap melanjutkan sel ini. Apapun yang terjadi, bukan alasan bagi kami untuk berhenti berusaha. Bahkan pernah kita hanya sel berdua. Bisa bayangkan sel hanya 2 orang ? (bagi yang belum pernah, bila suatu saat kalian mengalami, enjoy it. It”s fun enough). Kadang kita bingung sendiri karena pembagian tugas menjadi begitu cepat. Tapi cukup seru juga.. Masa-masa itu selain menjadi masa sulit kami, juga menjadi masa yang paling mengakrabkan. Percaya atau tidak, 3 orang bertemu seminggu 2-3x akan membuat mereka dekat. Sangat dekat..
Aku masih ingat, pada waktu PDB yang diganti dengan seminar single, sel kami juga belum ada perubahan. Sharing kak Rico sangat menguatkan kami. Bukan hanya itu, kami jg percaya bahwa dr 3 orang ini, Tuhan akan melahirkan pemimpin-pemimpin baru. Masih ingat ada pertanyaan di sesi akhir yang bunyinya : bagaimana jika sel itu hanya berisi 3 orang ? Yaaa.. Itu ulah salah satu saudaraku yang bertanya hal seperti itu. Bukan hal yang sulit untuk menebak siapa oknum ini karena pada waktu itu dibacakan, semua orang menoleh padaku dan berbisik-bisik sambil menyebut namaku : “selnya jun2, iya selnya jun2..”
Bukan hal yang patut kubanggakan saat itu, tp sangat kusyukuri. Aku jg bsyukur punya saudara seperti mereka. Ketika aku mulai ragu dengan sel ini, saudaraku mengingatkan : “keberhasilan sel bukan hanya dilihat dari kuantitas tetapi kualitas. Lebih baik 3 orang tetapi pada akhirnya berbuah dan menjadi leader, daripada 10orang namun tidak ada 1pun yang berbuah”.. Aku tahu bahwa bukti sebuah sel berbuah adalah dalam kuantitas dan kualitas. Kuantitas menunjukkan usaha dalam menjaring jiwa, kualitas menunjukkan usaha dalam bertumbuh dan komitmen. Saat itu, aku belajar melihat bahwa mungkin Tuhan mau mengasah kualitas kami terlebih dahulu sebelum menambah jumlah kami..
Kami terus melangkah. Pelayanan bertiga, sel bertiga, sambil kami terus mendoakan saudara2 kami yang hilang. Pribadi kami diasah, karakter kami dibentuk. Tuhan mengajar kami untuk sabar dan positif thinking. We PUSH (=Pray Until Sumthin Happen). Kami sadar bahwa kami tidak bisa biasa-biasa saja dalam bdoa. Tetapi kami menjadikan PP sebagai senjata utama dalam menjalani segala kesulitan dan tantangan. Dalam syafaat sel, kami sebutkan satu persatu dari saudara kami. Bukan hanya itu, kami juga tetap berusaha mengontak saudara2 kami baik yang telah pindah ke Jakarta, maupun yang jarang muncul..
Kami berusaha menjalani masa yang sulit dgn positif. Bukan hanya itu, aku bersyukur bahwa kami yang segelintir ini boleh aktif dalam YSF untuk melayani sebagai panitia. Aku yakin bahwa itu adalah awal dari kebangkitan sel ini.
Pada pertengahan juni, seorang saudara kami kembali muncul. Kami sangat bsyukur dan bersukacita melihat mereka. Walaupun kami tahu bahwa butuh waktu hingga dia aktif sepenuhnya. Lalu tak lama, menyusul 1 orang lg muncul.. Benar-benar membuat kami melihat pengharapan baru dlm Dia. Anggota awal kami kembali. Sel ini dihuni lg oleh 5orang.. Kami berdoa dan terus berdoa agar Tuhan mempersiapkan kami dalam menjaring jiwa baru.
Awal agustus, sel kami bertambah 2 orang. Seorang cewe (fiuh.. Melegakan buat para pria, mengingat hampir 8 bulan mereka hanya melihat 2 orang cewe di sel) dan seorang cowo, adik dari saudara selku. Benar-benar suatu berkat bagi sel ini. Bulan agustus boleh menjadi suatu titik balik dr sel kami. Kami melayani di YSF dan ada yang menjadi peserta. Kehidupan doa satu sel dipulihkan. Puncaknya pada waktu sebagian besar dari saudara selku mengambil bagian dalam pelayanan Makassar akhir agustus kemarin. Mereka pulang dengan semangat yang luar biasa. Terjadi pemulihan dan transfer spirit. Pelayanan memang sangat berguna untuk merecharge spirit bila dijalani dgn sepenuh hati
mereka “terbakar” dan roh mereka menyala-nyala untuk semakin komit. Masing-masing meningkatkan PP pribadi dan mulai mencari bidang pelayanan yang Tuhan tentukan bagi kami.
Hingga saat ini Tuhan telah menambahkan lagi 1 saudara baru dan akan bgabung 1 orang lagi pada awal november (karena saudara baru kami ini sedang KKN di lawang dan jombang). Hal itu brarti pada november nanti, jumlah kami menjadi 10orang (+2orang anggota tdk tetap). Kami pun menjadi semakin dekat satu sama lain. Saudara yang lebih awal bgabung menjadi teladan bagi saudara baru. Terus memotivasi dan menyemangati untuk onfire. Walaupun saat ini 2 orang sedang KKN di luar kota, tetapi kami yang di surabaya tetap komit dan mendukung mereka dlm doa. Aku berharap dan percaya, 2orang saudaraku di luar sana jg tetap berusaha bersama kami. Kami jg tetap berupaya untuk mendukung 1saudari kami yang lama tidak muncul karena padatnya jadwal. Kami percaya bahwa satu hari dia akan bgabung lg dgn kami.
Aku pribadi jg bsyukur, 2anggota tdk tetap sel kami jg boleh Tuhan pelihara walaupun terpisah dr sel ini. Satu orang yang ada di Jakarta telah beroleh komunitas dan seorang saudari kami (masih studi di Malaysia) tetap in-touch with us..
Ketika aku melihat semuanya ini, aku semakin menyadari bahwa Tuhan tidak pernah salah menempatkan kita. Dia mengenal pribadi kita dan membentuk karakter dgn berbagai macam cara. Sekalipun mungkin, secara manusia, ada kesalahan penempatan namun itu bukan halangan bagi Dia untuk mewujudkan rencanaNYA. Rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan [Yer 29:11]
Aku jg melihat bahwa bukan karena kuat gagahku dan saudara2ku, tp karena kasih karuniaNya maka kami bisa melalui semua tantangan dlm hidup. Dia menjadikan kita lebih dr pemenang [Rom 8:37]
Aku pun melihat bahwa yang harus kita lakukan hanyalah :
1. Jangan padamkan Roh
2. Mengucap syukur
3. Tetap bdoa
4. Bsukacita
[1 Tes 5:16-18]
Apakah ini brarti bahwa perjuanganku dan saudara2ku telah selesai ? Nope. Justru ini brarti awal dr sesuatu yang lebih besar. Karena aku pcaya, Dia telah menyediakan project lain buat sel ini. Bukan hanya itu, Dia yang akan terus memurnikan, memampukan dan menjadikan sel ini kesaksian yang hidup bagi banyak orang.
So, brO n sIst..
Kalau kalian sedang mengalami masalah atau kendala dalam sel, tetap bertahan karena hanya mereka yang bertahan yang akan melihat buah dr kesetiaanNya. Allah kita tidak mengecewakan dan jerih payah kita dalam Dia tidak akan pernah sia2 [1 Kor 15:58].
Tiap sel itu unik dgn karakter pribadi di dalamnya. Menjadi sel yang seperti apa sel kita nantinya, tergantung dari usaha pribadi lepas pribadi dalam MEMBERI warna bagi sel itu ![]()
keep on fire all..
With luph,
Jun2
Artikel yang berhubungan:
komentar »
Bagaimana menurut Anda?
Untuk menampilkan foto pada komentar Anda, daftarkan email Anda di gravatar!


Belum ada komentar