Perumpamaan Tentang Domba yang Hilang [ Mat 18 : 12 - 14 ]
18:12 “Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
18:13 Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
18:14 Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.”
Apa yang kita pikirkan ketika membaca perikop ini ?
Kalo saya langsung pada pointnya, waduh isa bangkrut ini. Bayangin aja, jika usaha kita menghasilkan 100 juta, trus dihitung kurang 1 juta.
Kalo kita terus bingung ama yang 1 juta, isa2 kita gak kerja n kehilangan 99 juta donk.
Untuk hitung2an usaha, 1 dibanding 99, tentunya jauh lebih besar to.
Banyak orang yang bilang bahwa jika kita sudah terjun di dunia bisnis, uang itu menjadi segalanya, dan hubungan kita tidak lebih hanya didasarkan pada untung dan rugi.
Saya mau berteman dengan dia, karena menguntungkan ( kalo temenan ama dia, kemungkinan ditraktir gede, kemungkinan dapat job gede juga, pokoknya bisa dapat cipratan lah )
Atau minimal berteman ama dia karena dia lebih kaya atau minimal setara.
Kalo ada orang yang sukanya ngerepotin, boro2 ditaktir, malah kemungkinannya nraktir. Malas banget kan berteman ama dia.
Intinya usaha dagang bukan di dunia bisnis aja, tetapi di kehidupan pribadipun sudah ada usaha dagang.
Jadi labelnya orang2 kalo ga UD, CV, ya PT. Semuanya atas faktor menguntungkan enggak. Bahkan dalam cari pacar, istri, atau suami pun sama.
Jika hidup kita, cara berpikir kita, dan bagaimana hati kita masih memakai label UD, CV, PT, kita tidak akan bisa mengerti atau bahkan melakukan perikop ini.
Faktor kedekatan antara gembala dan domba, bukan faktor kedekatan seperti yang sering kita lakukan,yaitu usaha dagang.
Sehingga kehilangan satu saja, itu sangat menyedihkan.
Apakah anda merasa sebagai orang yang merugikan, tidak dipandang baik, atau yang terburuk dari yang paling buruk ????
SELAMAT >>>>>>>> Tuhan Yesus katakan “ Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.”
Ini semua bukan atas dasar untung rugi, ini semuanya atas dasar bahwa Tuhan Yesus mengasihi kita.
Bahkan jikalau kita selama ini selalu membuat Tuhan Rugi terus, bahkan nomboki.
Mari kita semua yang merasa sebagai 1 domba terhilang supaya kembali dan semua yang merasa senior berada di kawanan 99 domba yang ikut bersorak ketika 1 domba ditemukan.
Terima Kasih,
Artikel yang berhubungan:
- Perumpamaan Tentang Harta Terpendam dan Mutiara Yang Berharga [ Mat 13 : 44 - 46 ]
- Oleh Darah Anak Domba
- Penjelasan Perumpamaan Tentang Lalang di Antara Gandum [ Mat 13 : 36 - 43 ]
- Perumpamaan Tentang Biji Sesawi dan Ragi [ Mat 13 : 31 - 35 ]
- Perumpamaan Tentang Seorang Penabur [ Matius 13 : 1 - 23 ]
komentar »
Bagaimana menurut Anda?
Untuk menampilkan foto pada komentar Anda, daftarkan email Anda di gravatar!


Belum ada komentar