Bagian kedua dari 5 artikel. Artikel sebelumnya adalah tentang Bagaimana Caranya Memilih Pasangan Hidup Yang Sepadan Denganku?

Terus misalnya, dah ada pilihan-pilihan di sekitar kita gimana cara milihnya?

Ada yang bilang kalau jatuh cinta maka itulah yang paling tepat, bahkan yang setiap hari kita lihat di TV or bioskop adalah falling in love at the first sight…hmmmmm…

Ternyata, ada perbedaan besaaaaarrrrrrrrrrr buangeeeet antara mencintai dan jatuh cinta. Saya setuju sih kalau kita baru bisa jalan dengan seseorang kalau ada chemistrynya…. Ya iya lah……harus dong…., kalau berdirinya deket-deket aja sudah risih banget, apalagi kalau digandeng, kalau pengen curhat aja rasanya gak nyaman gimana mau jadi pacar…. Hehehe ini dari pihak cewek lho…., kalau cowok sih saya kurang paham…. Maklum belum pernah ngerasain jadi cowok jadi jatuh cinta sih perlu, penting bahkan, tapi perannya gak gede-gede amat deh…. Lho kog bisa??? Iya karena ternyata yang berperan dalam pernikahan yang bahagia itu ternyata bukan jatuh cintanya… lho lho lho trus apa dong kalau gitu?

Mencintai , adalah sebuah keputusan. Keputusan untuk menerima orang yang membuat kita jatuh cinta menjadi bagian dari hidup kita, lengkap dengan segala kelemahannya, dengan segala kebiasaannya yang menjengkelkan. Keputusan untuk terus memberi dan berada bersama dengan dia saat dia sehat maupun sakit, saat dia ceria dan menyenangkan maupun saat dia bête dan nyebelin. Keputusan untuk terus bersama saat pasangan kita cakep atau cantik juga saat akhirnya pasangan kita sudah menjadi tua beruban, keriput, badannya sudah melar kesana kesini. Keputusan untuk tetap bersamanya dalam keadaan untung dan malang . Keputusan untuk memfokuskan diri pada kelebihan dan kebaikan pasangan kita, bukannya pada kelemahan dan kekurangannya. Keputusan untuk selalu memaafkan segala kesalahan yang diperbuatnya, berapa pun banyaknya.

Coba bayangin kalau awalnya usaha suami lancar dan sukses mau beli apa saja tinggal geseeeekkkk, or mau ke mana saja sudah ada Mercedes lengkap dengan drivernya bisa disuruh nganterin kemana aja. Lalu setelah sekian tahun menikah ternyata terjadi masalah dan usaha suami gulung tikar, mau makan saja harus hemat-hemat kalau bisa gak usah beli-beli di warung sekalipun…., harus masak sendiri supaya lebih hemat, Mercedes terpaksa dijual untuk bayar hutang bank, sekarang kendaraan yang ada cuma sepeda motor butut yang masih dicicil. Belum lagi sekarang anak sudah dua harus sekolah. Artinya harus bayar uang seragam dan buku pelajaran dan uang sekolah…… maukah kita masih tetap mencintai suami kita pada saat itu????

Pertanyaannya adalah mau, bukan mampu, karena sekali lagi mencintai adalah keputusan dan setiap orang pasti mampu asal dia mau. Tuhan yang akan memampukan, karena Tuhan senang dengan pilihan untuk setia terhadap pernikahan yang telah Dia berkati. Hal yang sama juga berlaku untuk para cowok.
Ada sebuah film : Fireproof. Ini film kereeeennnn abis,(thanks untuk temenku yang sudah kasih tau saya film ini) kalau belum pernah lihat film ini…. cari deh DVDnya. Film ini bercerita tentang mencintai , bukan seperti pandangan umumnya yang seringkali membuat kita terbuai dalam alam mimpi….. just like in the fairy tales. Yes the fairy tales is nice…. I like to hear it too…. But hey, they just tales, not the true story. Film ini memberikan wawasan baru bagi kita tentang apa itu cinta dan mencintai….

Barangkali ada yang ingat dengan nama, “Nita Tilana”?? dia adalah seorang penyanyi muda yang mulai naik daun (saya lupa judul lagu hits nya), dengan karir yang sukses, terkenal, dia juga mempunyai seorang pacar yang menurutku hebat ( at least dari keputusan yang diambil-gak tau lagi kalau ternyata motivasinya salah ya). Mungkin kehidupan seperti ini yang jadi impian kebanyakan orang.

Nah ditengah-tengah kesuksesannya ternyata Nita terkena kanker yang ganas dan pada akhirnya merenggut nyawanya. Yang membuat saya kagum adalah reaksi dari pacarnya. Bukannya meninggalkan kekasihnya yang setelah menjalani operasi dan chemo terapy dll menjadi lemah, dan kecantikannya hilang entah ke mana, cowok ini malah melamar Nita dan mereka sempat menikah beberapa bulan sebelum Nita meninggal. Dia setia menjagai dan merawat istrinya sampai saat terakhirnya, yang dia pikirkan hanyalah bagaimana caranya membahagiakan istrinya di saat-saat terakhir hidupnya. Ini adalah suatu tindakan yang membutuhkan cinta yang tulus dan keberanian yang besar.

Saya juga kagum pada Benigno dan Corazon Aquino…. Pasti tahu semua kan? Saat suaminya, Benigno Aquino, Jr. ( bener kan ya?) masih hidup, setelah menjadi seorang presiden di Phillipina, Benigno justru harus masuk dalam penjara karena kudeta. Dari posisi tertinggi ke posisi terrendah. Hebat….., Cory terus melanjutkan perjuangan suaminya, dia tetap setia pada sang suami. Satu hal yang dapat diteladani oleh para cewek. Aquino, merasa begitu terberkati boleh memperoleh seorang istri seperti Cory sampai akhirnya di dalam penjara dia mengarang sebuah puisi yang begitu romantis untuk Cory. Dalam puisinya tersebut Aquino, menyebut istrinya,

She is God’s lovely maid

Puisi ini ditulis dari dalam penjara Fort Bonifacio, pada 11 october 1973 untuk memperingati ulang tahun pernikahan mereka yang ke-19. Akhirnya puisi ini dijadikan sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Jose Mari Chan. Ada kog lagunya di album “Constant Change” , judulnya, “I Have Fallen in Love (with the same Woman Three Times)”. Hehehe baheula memang tapi cerita yang dibaliknya sungguh dalam.

Jatuh cinta hanya berlangsung sesaat, dan akan pudar seiring berjalannya waktu.
Mencintai adalah suatu keputusan yang berfokus pada memberi yang terbaik, tidak tergantung oleh waktu. Mencintai adalah suatu komitmen, sampai akhir hidup kita.

Bila dua orang menikah hanya karena jatuh cinta tanpa keputusan untuk mencintai usia pernikahan mereka akan tergantung pada sampai berapa lama perasaan romantis di antara mereka masih ada. Bila perasaan tersebut telah hilang (dan pasti akan pernah hilang), pernikahan tersebut pun mungkin akan mengalami nasib yang sama.

Yashinta Kasih

 

Artikel selanjutnya: Apa Sih Pacaran Itu?



Artikel yang berhubungan:

  1. Cinta Sejati
  2. Apa Sih Pacaran Itu?
  3. Bagaimana Caranya Memilih Pasangan Hidup Yang Sepadan Denganku?
  4. Pasangan Hidup
  5. The Ultimate Soulmate Question

Artikel sebelumnya:         Artikel selanjutnya: