<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Heman Salvation Ministry &#187; Kesaksian</title>
	<atom:link href="http://www.hsm.or.id/category/kesaksian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.hsm.or.id</link>
	<description>Komunitas Pujian Penyembahan Muda-mudi Katolik Surabaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jul 2010 11:00:31 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Selalu Ada Alasan Untuk Bersyukur</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/selalu-ada-alasan-untuk-bersyukur/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/selalu-ada-alasan-untuk-bersyukur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 00:32:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hsm.or.id/selalu-ada-alasan-untuk-bersyukur/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini rasanya begitu sulit untuk mengucap syukur tapi Tuhan selalu membuat ada alasan untuk bersyukur. Rasanya jengkel waktu awal mengetahui bahwa aku tertipu tapi tidak ada gunanya menggerutu/mengomel jadi aku memilih untuk mencoba bersyukur. Siang ini aku mengalami kejadian yang kurang mengenakkan. Saat sedang menyetir mobil, aku mendapat sms dari nomer asing yang isinya [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/apakah-anda-bekerja-untuk-tuhan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Apakah Anda Bekerja Untuk Tuhan?'>Apakah Anda Bekerja Untuk Tuhan?</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini rasanya begitu sulit untuk mengucap syukur tapi Tuhan selalu membuat ada alasan untuk bersyukur. Rasanya jengkel waktu awal mengetahui bahwa aku tertipu tapi tidak ada gunanya menggerutu/mengomel jadi aku memilih untuk mencoba bersyukur. Siang ini aku mengalami kejadian yang kurang mengenakkan. Saat sedang menyetir mobil, aku mendapat sms dari nomer asing yang isinya bertanya apa aku jual pulsa dan di bagian terakhir sms diberi nama salah seorang temanku. Tanpa curiga (aku cuma bingung aja karena ada 2 orang temanku yang bernama sama jadi aku bingung ini teman yang mana) aku membalas sms itu. Aku memang berjualan pulsa sejak lama dan baru kali ini dapat konsumen yang seperti ini. Karena sedang menyetir aku ga langsung mengisi pulsanya. Dia sempat sms protes kok lama. Akhirnya, aku mengisi pulsanya sebesar 50rb. Waktu itu yang terbersit dalam pikiranku cuma sedikit kecurigaan kok nomer temanku ganti ya. Itu aja tapi karena aku lagi males mikir ngecek ya langsung kuisi. </p>
<p>Nothing happen unil my friend called me by phone told me that it wasn’t her sms. Aku setengah bengong karena tadinya aku mengira itu temanku yang satunya lagi. Lalu dia minta maaf bahwa dia memberikan nomerku pada orang yang ternyata penipu. Dia sendiri gak ngecek dan langsung memberikan nomerku saat ditanya sapa temnanya yang jual pulsa. Jadi kami sama2 tertipu. Temanku ini mau membayar pulsa itu tapi aku ngerasa itu ga fair jadi aku ga mau terima. Aku agak heran karena nama2 samaran yang dia pakai itu nama2 temanku semua yang ada di HSM. Lalu temanku menjelaskan kayaknya orang itu dapat nomer dan nama kami dari brosur retret YSF tahun lalu di mana mereka menjadi panitia pendaftarannya. Ckckck kok bisa ya…kok tega ya…aku cuma bisa berpikir seperti itu.    <br />Kejadian itu terjadi saat aku berada di toko buku Toga Mas. Pas masuk, aku kesulitan parkir soalnya aku ga suka (plus ga terlalu bisa hehe) parkir mundur sehingga aku sdikit menggerutu karena bolak balik maju mundur ga pas2 hehe. Mungkin sama satpam dan juru parkirnya dihafalin tampangku gara2 menimbulkan kemacetan saking lamanya aku masukin mobilku di line parkir itu =p habis parkir dengan keringat bertetes2an dan lengan pegel2 (maklum ga power steering tapi steering by power) aku menuju ke toilet. </p>
<p>Eh…tiba2 mataku tertuju pada sesuatu yang ga asing di lantai toilet itu. Kertas berwarna biru bergambar mantan presiden Soekarno yang ada tulisannya 50.000 rupiah. Trus aku pungut duit itu dan aku berikan ke pak satpam biar diumumkan atau barangkali ada cewek yang lapor kehilangan duit kan pasti ke satpam. Ga mungkin cowok yang lapor kehilangan soalnya duit ditemukan di toilet wanita hehe kecuali……… </p>
<p>Kejadian itu awalnya biasa aja bagiku karena ya sudah seharusnya kalo nemu duit ya dilaporkan ke pihak yang berwenang. Ga boleh dikantongin….dosa!!!    <br />Nah, pas mau pulang dari sana itulah aku baru tau kalo aku tertipu setelah ditelpon temanku. Kemudian di sinilah iman dan kejujuranku diuji. Pas masuk mobil tiba2 aku dihampiri pak satpam yang mau mengembalikan duit 50rb temuanku tadi. Dia bilang kalo dia kesulitan nyari sapa yang kehilangan jadi mau dia kembalikan ke penemunya alias aku! Lah dia aja bingung trus aku apa gak lebih bingung gimana nemuin yang punya tuh duit coba ckckck jenaka pisan satpam iki pikirku.     <br />Sempat ada iblis menggoda yang membisikkan “Uda ambil aja. Kan pas tuh nominalnya sama kerugian kamu tertipu pulsa tadi. Anggap aja Tuhan yang ngasih lewat jalan lain ya toh..” lalu ada malaikat yang mengingatkanku “Jangan diambil! Itu kan bukan hak kamu! Percayalah Tuhan mampu gantikan kerugian kamu dengan cara yang halal. Serahkan uang itu ke pak satpam” (jadi kayak di sinetron2 ada yang pake baju item bertanduk dan putih bersayap di belakangku). Akhirnya, aku bilang sama satpam itu kalo aku ga mau nerima uang itu karena aku juga ga tau gimana cara mengembalikannya. Jika emang nanti ga ada yang lapor kehilangan ya uda masukin aja ke kotak sumbangan buat korban bencana alam. Beres kan?! Si satpam angguk2 tanda setuju trus dia juga mengatakan di perempatan dekat situ ada yang biasanya bawa kotak sumbangan. Fiuh….lega rasanya bisa mengalahkan si iblis tua jelek itu hehe. </p>
<p>Dari kisahku hari ini, aku merenung bahwa seringkali kita sebagai anak2 Tuhan dihadapkan pada situasi yang harus memilih : tetap berjalan dalam ketentuan-Nya atau mengkhianati-Nya dengan mendukakan hati Yesus??? Ga ada daerah abu2 dalam hidup ini. Yang ada cuma hitam atau putih! Dan dalam setiap keputusan yang kita ambil ada konsekuensi yang harus ditanggung. Mungkin orang akan menganggap kita sok suci. Namun, dibandingkan dengan kekekalan yang akan kita alami bersama Yesus, ejekan itu sungguh ga ada artinya.. trus kita juga bisa dipakai jadi alatNya bahwa anak Tuhan ga cuma pinter puji2an, ngafalin Firman, atau rajin ikut persekutuan tapi juga melakukan Firman itu sendiri. Sore tadi aku sempat bercerita pada tetanggaku yang jualan pulsa juga trus aku sempat nyeletuk &quot;untung aja cuma 50rb&quot; tapi dia protes &quot;wong kamu ditipu kok masih bisa bilang untung lho&quot;. Setelah diam sejenak, aku merenung..aku benar2 bsyukur kalo slama aku di HSM ini benar2 banyak belajar dan diajar untuk senantiasa mengucap syukur apapun keadaan yang kita alami sehingga kita boleh tetap menyaksikan kebaikan Tuhan sekalipun itu adalah saat2 yang ga enak. </p>
<p>Trus untuk nomer 081930489836 siapapun dirimu dan dimanapun kamu berada, bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat! Tadi aku sempat ngecek ke customer service kalo nomer ini dari daerah Muara Bungo (Sumatera) dan pulsanya ada 800rb lebih. Berarti orang ini emang spesialis cari pulsa gratis. Tadi aku sempat sms ke nomer itu sebelum berangkat misa. Aku mau melepaskan pengampunan dulu. Mungkin orang ini butuh untuk diberkati. Ya semoga pulsa yang dia dapat boleh digunakan sebaik2nya…(khayalanku : mungkin dipake buat kirim2 sms ayat gitu hehe). Buat teman2 yang juga jualan pulsa hati2 ya sama nomer ini. Jangan sampai kejadian ini menimpa kalian juga. Cukup sampai di aku aja. Smoga notes ini bolh jadi berkat buat kita semua. GBU ^^ </p>
<p>(Deuterokanonika) Yesus bin Sirakh 7:36 “Dalam segala urusanmu, ingatlah akan akhir hidupmu, maka tak pernah engkau akan berdosa.”</p>
<p>&#160;</p>
<p align="right"><a target="_blank" href="http://www.facebook.com/rini.widayati" target="_blank">Rini Widayati</a></p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/apakah-anda-bekerja-untuk-tuhan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Apakah Anda Bekerja Untuk Tuhan?'>Apakah Anda Bekerja Untuk Tuhan?</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/selalu-ada-alasan-untuk-bersyukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PUSH</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/push/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/push/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 02:32:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hsm.or.id/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[Hampir setahun sejak sel terakhir ini terbentuk. Tahun sebelumnya, dari 14 orang, jumlah anggota aktif sel sekitar 12. Ketika terjadi pemecahan sel, kuota awal sel ini hanya 7 orang. Agak beda &#8220;hawa&#8221;nya dengan kondisi sebelum pecah. Aku hanya berharap agar atmosfer sel ini bisa berubah dan jadi ramai seperti dulu. Tapi aku tau bahwa dengan [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/push-up/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Push Up'>Push Up</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hampir setahun sejak sel terakhir ini terbentuk. Tahun sebelumnya, dari 14 orang, jumlah anggota aktif sel sekitar 12. Ketika terjadi pemecahan sel, kuota awal sel ini hanya 7 orang. Agak beda &#8220;hawa&#8221;nya dengan kondisi sebelum pecah. Aku hanya berharap agar atmosfer sel ini bisa berubah dan jadi ramai seperti dulu. Tapi aku tau bahwa dengan perubahan karakter orang di dalamnya, pasti suasana yang terbentuk akan berubah. Sama sekali tidak pernah terpikir untuk menyamakan atau membandingkan dengan sel sebelumnya. Aku percaya dan optimis bahwa sel ini akan jd sel yang bertumbuh. Namun, bukan berarti jalan yang dilalui akan mudah. Bahkan, banyak hal yang tidak pernah terlintas dalam pikiranku, terjadi dalam waktu hampir setahun ini.</p>
<p>3 bulan sejak sel ini terbentuk, 1orang saudara kami pindah ke Jakarta untuk bekerja. Bukan hal yang mudah buat kami karena saudara kami ini cukup unik dan dia telah mendukung sel ini sebagai pemusik (walaupun kita tahu dia bukan gitaris handal, tp hati melayani selalu ada padanya). Dia orang yang slalu hadir dan memotivasi teman satu sel. Sel ini mulai memasuki masa &#8220;sulit&#8221;. Aku bahkan tidak pernah bisa membayangkan akan jadi apa sel ini..</p>
<p>Pada waktu yang hampir bersamaan, terjadi konflik pribadi intern sel. Sempat aku bpikir : Tuhan, apa yang harus aku lakukan ? Sel ini hanya tersisa 6 orang. Aku tidak tahu bagaimana harus mempertanggungjawabkan hal ini. Benar-benar masa yang sulit bagi kami. Hal ini menjadi lengkap ketika 2 orang saudara kami &#8220;hilang&#8221; dr sel. Sejauh yang aku ketahui, selain konflik pribadi, ada juga faktor-faktor lain yang menjadi akar kekecewaan mereka..</p>
<p>Di luar dugaanku, masa sulit itu belum berakhir. Seorang teman kami pun menjadi jarang muncul karena kesibukannya. Hal itu berarti, sel ini hanya tersisa 3 orang.. Bukan hal yang mudah untuk bertahan hanya dengan 3 orang. Ditambah lagi dengan adanya pemikiran2 negatif yang sempat terlintas akibat &#8220;hilang&#8221;nya saudara kami satu persatu. Jujur, yang ada pada waktu itu adalah perasaan sedih, jengkel dan muncul penilaian-penilaian terhadap orang lain. Namun, satu hal yang sangat kami (dan aku pribadi) syukuri adalah kami tetap berkomitmen untuk datang sel.</p>
<p>Kami, yang hanya tersisa 3 orang, tetap melanjutkan sel ini. Apapun yang terjadi, bukan alasan bagi kami untuk berhenti berusaha. Bahkan pernah kita hanya sel berdua. Bisa bayangkan sel hanya 2 orang ? (bagi yang belum pernah, bila suatu saat kalian mengalami, enjoy it. It”s fun enough). Kadang kita bingung sendiri karena pembagian tugas menjadi begitu cepat. Tapi cukup seru juga.. Masa-masa itu selain menjadi masa sulit kami, juga menjadi masa yang paling mengakrabkan. Percaya atau tidak, 3 orang bertemu seminggu 2-3x akan membuat mereka dekat. Sangat dekat..</p>
<p>Aku masih ingat, pada waktu PDB yang diganti dengan seminar single, sel kami juga belum ada perubahan. Sharing kak Rico sangat menguatkan kami. Bukan hanya itu, kami jg percaya bahwa dr 3 orang ini, Tuhan akan melahirkan pemimpin-pemimpin baru. Masih ingat ada pertanyaan di sesi akhir yang bunyinya : bagaimana jika sel itu hanya berisi 3 orang ? Yaaa.. Itu ulah salah satu saudaraku yang bertanya hal seperti itu. Bukan hal yang sulit untuk menebak siapa oknum ini karena pada waktu itu dibacakan, semua orang menoleh padaku dan berbisik-bisik sambil menyebut namaku : &#8220;selnya jun2, iya selnya jun2..&#8221;</p>
<p>Bukan hal yang patut kubanggakan saat itu, tp sangat kusyukuri. Aku jg bsyukur punya saudara seperti mereka. Ketika aku mulai ragu dengan sel ini, saudaraku mengingatkan : &#8220;keberhasilan sel bukan hanya dilihat dari kuantitas tetapi kualitas. Lebih baik 3 orang tetapi pada akhirnya berbuah dan menjadi leader, daripada 10orang namun tidak ada 1pun yang berbuah&#8221;.. Aku tahu bahwa bukti sebuah sel berbuah adalah dalam kuantitas dan kualitas. Kuantitas menunjukkan usaha dalam menjaring jiwa, kualitas menunjukkan usaha dalam bertumbuh dan komitmen. Saat itu, aku belajar melihat bahwa mungkin Tuhan mau mengasah kualitas kami terlebih dahulu sebelum menambah jumlah kami..</p>
<p>Kami terus melangkah. Pelayanan bertiga, sel bertiga, sambil kami terus mendoakan saudara2 kami yang hilang. Pribadi kami diasah, karakter kami dibentuk. Tuhan mengajar kami untuk sabar dan positif thinking. We PUSH (=Pray Until Sumthin Happen). Kami sadar bahwa kami tidak bisa biasa-biasa saja dalam bdoa. Tetapi kami menjadikan PP sebagai senjata utama dalam menjalani segala kesulitan dan tantangan. Dalam syafaat sel, kami sebutkan satu persatu dari saudara kami. Bukan hanya itu, kami juga tetap berusaha mengontak saudara2 kami baik yang telah pindah ke Jakarta, maupun yang jarang muncul..</p>
<p>Kami berusaha menjalani masa yang sulit dgn positif. Bukan hanya itu, aku bersyukur bahwa kami yang segelintir ini boleh aktif dalam YSF untuk melayani sebagai panitia. Aku yakin bahwa itu adalah awal dari kebangkitan sel ini.</p>
<p>Pada pertengahan juni, seorang saudara kami kembali muncul. Kami sangat bsyukur dan bersukacita melihat mereka. Walaupun kami tahu bahwa butuh waktu hingga dia aktif sepenuhnya. Lalu tak lama, menyusul 1 orang lg muncul.. Benar-benar membuat kami melihat pengharapan baru dlm Dia. Anggota awal kami kembali. Sel ini dihuni lg oleh 5orang.. Kami berdoa dan terus berdoa agar Tuhan mempersiapkan kami dalam menjaring jiwa baru.</p>
<p>Awal agustus, sel kami bertambah 2 orang. Seorang cewe (fiuh.. Melegakan buat para pria, mengingat hampir 8 bulan mereka hanya melihat 2 orang cewe di sel) dan seorang cowo, adik dari saudara selku. Benar-benar suatu berkat bagi sel ini. Bulan agustus boleh menjadi suatu titik balik dr sel kami. Kami melayani di YSF dan ada yang menjadi peserta. Kehidupan doa satu sel dipulihkan. Puncaknya pada waktu sebagian besar dari saudara selku mengambil bagian dalam pelayanan Makassar akhir agustus kemarin. Mereka pulang dengan semangat yang luar biasa. Terjadi pemulihan dan transfer spirit. Pelayanan memang sangat berguna untuk merecharge spirit bila dijalani dgn sepenuh hati <img src='http://www.hsm.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  mereka “terbakar” dan roh mereka menyala-nyala untuk semakin komit. Masing-masing meningkatkan PP pribadi dan mulai mencari bidang pelayanan yang Tuhan tentukan bagi kami.</p>
<p>Hingga saat ini Tuhan telah menambahkan lagi 1 saudara baru dan akan bgabung 1 orang lagi pada awal november (karena saudara baru kami ini sedang KKN di lawang dan jombang). Hal itu brarti pada november nanti, jumlah kami menjadi 10orang (+2orang anggota tdk tetap). Kami pun menjadi semakin dekat satu sama lain. Saudara yang lebih awal bgabung menjadi teladan bagi saudara baru. Terus memotivasi dan menyemangati untuk onfire. Walaupun saat ini 2 orang sedang KKN di luar kota, tetapi kami yang di surabaya tetap komit dan mendukung mereka dlm doa. Aku berharap dan percaya, 2orang saudaraku di luar sana jg tetap berusaha bersama kami. Kami jg tetap berupaya untuk mendukung 1saudari kami yang lama tidak muncul karena padatnya jadwal. Kami percaya bahwa satu hari dia akan bgabung lg dgn kami.</p>
<p>Aku pribadi jg bsyukur, 2anggota tdk tetap sel kami jg boleh Tuhan pelihara walaupun terpisah dr sel ini. Satu orang yang ada di Jakarta telah beroleh komunitas dan seorang saudari kami (masih studi di Malaysia) tetap in-touch with us..</p>
<p>Ketika aku melihat semuanya ini, aku semakin menyadari bahwa Tuhan tidak pernah salah menempatkan kita. Dia mengenal pribadi kita dan membentuk karakter dgn berbagai macam cara. Sekalipun mungkin, secara manusia, ada kesalahan penempatan namun itu bukan halangan bagi Dia untuk mewujudkan rencanaNYA. Rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan [Yer 29:11]</p>
<p>Aku jg melihat bahwa bukan karena kuat gagahku dan saudara2ku, tp karena kasih karuniaNya maka kami bisa melalui semua tantangan dlm hidup. Dia menjadikan kita lebih dr pemenang [Rom 8:37]</p>
<p>Aku pun melihat bahwa yang harus kita lakukan hanyalah :<br />
1. Jangan padamkan Roh<br />
2. Mengucap syukur<br />
3. Tetap bdoa<br />
4. Bsukacita<br />
[1 Tes 5:16-18]</p>
<p>Apakah ini brarti bahwa perjuanganku dan saudara2ku telah selesai ? Nope. Justru ini brarti awal dr sesuatu yang lebih besar. Karena aku pcaya, Dia telah menyediakan project lain buat sel ini. Bukan hanya itu, Dia yang akan terus memurnikan, memampukan dan menjadikan sel ini kesaksian yang hidup bagi banyak orang.</p>
<p>So, brO n sIst..<br />
Kalau kalian sedang mengalami masalah atau kendala dalam sel, tetap bertahan karena hanya mereka yang bertahan yang akan melihat buah dr kesetiaanNya. Allah kita tidak mengecewakan dan jerih payah kita dalam Dia tidak akan pernah sia2 [1 Kor 15:58].</p>
<p>Tiap sel itu unik dgn karakter pribadi di dalamnya. Menjadi sel yang seperti apa sel kita nantinya, tergantung dari usaha pribadi lepas pribadi dalam MEMBERI warna bagi sel itu <img src='http://www.hsm.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
keep on fire all..</p>
<p>With luph,<br />
<a target="_blank" href="http://www.facebook.com/cecilia.feliana" target="_blank">Jun2</a></p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/push-up/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Push Up'>Push Up</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/push/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yes Lord&#8230;I want to obey&#8230;</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/yes-lord-i-want-to-obey/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/yes-lord-i-want-to-obey/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 15:39:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hsm.or.id/yes-lord-i-want-to-obey/</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman rohani ini aku alami minggu yang lalu. Sedikit pengantar tentang backgroundku : aku berasal dari keluarga Chinese yang belum percaya pada Yesus (non Kristiani) dan hanya aku saja yg uda dibaptis. Mereka masih percaya pada adat istiadat nenek moyang seperti ramalan garis tangan. Keluarga tak mempermasalahkan aku ke gereja tapi tak suka jika aku [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/masalah-emas-allah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masalah = (E)Mas ALLAH'>Masalah = (E)Mas ALLAH</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/berhenti-saja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berhenti Saja?'>Berhenti Saja?</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengalaman rohani ini aku alami minggu yang lalu. Sedikit pengantar tentang backgroundku : aku berasal dari keluarga Chinese yang belum percaya pada Yesus (non Kristiani) dan hanya aku saja yg uda dibaptis. Mereka masih percaya pada adat istiadat nenek moyang seperti ramalan garis tangan. Keluarga tak mempermasalahkan aku ke gereja tapi tak suka jika aku tidak ikut adat leluhur dan jika aku aktif dalam pelayanan.</p>
<p>Minggu yang lalu aku sempat ditelpon oleh papaku agar pulang cepat karena seorang peramal dari jakarta yang datang ke daerah rumahku di Probolinggo. Aku dan adikku kos di Surabaya. Waktu ditelpon itu, aku ga dibritau tentang hal itu tapi entah kenapa hatiku itu uda ngerasa ga tenang. Aku berusaha menjelaskan bahwa aku ga mau dilibatkan dalam adat yang bertentangan dengan iman kepercayaanku saat ini. Tapi aku juga ga mau bertengkar dengan orang tuaku. Aku berusaha mencari alasan supaya tidak dapat pulang ke rumah. Entah pekerjaan, entah pelayanan yang jadwalnya pas hari aku disuruh pulang itu. Kemudian, sebelum hari H masih ada jarak beberapa hari itu aku juga mengutarakan kegelisahan hatiku pada saudara-saudariku seiman.</p>
<p>Ada 2 orang yang setuju dengan rencanaku menghindari jadwal kepulanganku dengan alasan pekerjaan yang tidak dapat ditinggal, tapi ada 4 orang yang menyarankan agar aku pulang. Wew!!! Aku pun berdoa pada Tuhan agar ditunjukkan jalan mana yang harus kupilih. Bingung nih Tuhan!! Di satu sisi aku memang berniat pulang karena kangen tapi di sisi lain aku ga mau melakukan hal yang bertentangan dengan imanku.</p>
<p>Temanku bilang &quot;Mungkin Tuhan mau pakai saat ini buat memulihkan keluarga cece. Kalau cece ga pulang brarti ga menghadapi medan perangnya. Trus gmn caranya menang?&quot;</p>
<p>Pernyataan itu sempat membuatku kaget. &quot;Bener juga sih. Tapi aku takut an ngerasa ga siap buat berperang saat ini.&quot; Selama beberapa hari itu aku merenung tiap kali habis PP (pujian penyembahan). Selalu terngiang-ngiang perkataan &quot;Jika Tuhan mau mengutusku, baiklah Tuhan..aku akan berangkat pulang&quot;.</p>
<p>Namun, kegelisahan itu masih tetap belum hilang. Sampai hari H-1 pun aku masih belum mempersiapkan keperluanku untuk pulang. Akhirnya, Tuhan memberikanku jawaban lewat 2 orang temanku pada hari itu. Yang satu mengatakan bahwa kuasa Kristus jauh lebih besar dari segalanya dan itu yang akan melindungiku dari kuasa2 gelap si peramal. Temanku yang kedua boleh mengingatkanku akan pentingnya tunduk pada otoritas orang tua. </p>
<p>Temanku ini sharing bahwa ada kesaksian tentang pemulihan sebuah keluarga yang kondisinya mirip keluargaku dan saat itu sang anak memilih untuk tunduk pada otoritas orang tua. Juga di Firman sering ditulis &quot;&#8230;oleh karena perbuatan&#8230;&quot; bukan perkataan. Jadi menurut temanku ini, lebih baik aku pulang. Akhirnya, aku pun mengambil keputusan untuk pulang karena setelah mendengar jawaban dari temanku itu hatiku merasa tenang. </p>
<p>Aku memang sangat merindukan adanya pemulihan dalam keluargaku. Namun, lebih dari itu aku ingin Yesus nampak melalui hidupku. Bahwa Rini yang saat ini ga cuma pelayanan aja tapi hidupnya juga uda diubahkan. Bukan anak yang memberontak lagi tapi anak yang taat pada orang tuanya. Lalu aku juga diingatkan akan komitmenku saat retret Wanita Bijak yang salah satunya berbunyi : &quot;Menundukkan diri kepada otoritas yang ditempatkan Tuhan dalam hidup saya&quot; dan itu termasuk pada otoritas orang tua tentunya. (Yehezkiel 36:26 &quot;Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.&quot; )</p>
<p>Ga lama setelah aku ambil keputusan untuk pulang, mamaku telp untuk menanyakan kapan aku pulang. Padahal beberapa menit sebelumnya aku masih bingung harus menjawab bagaimana jika mamaku telp. Aku takut menyakiti hati mama jika aku harus mengatakan bahwa aku ga bisa pulang.</p>
<p>Aku pun sms temanku untuk berterima kasih dan menceritakan hal itu. Dia pun bercerita bahwa awalnya dia ga bermaksud untuk menelponku tapi teman yang laen. Entah kenapa teman2nya itu ga ada yang menjawab telponnya sehingga dia diingatkan Tuhan untuk menelponku. </p>
<p>Oh&#8230;Sungguh ajaib Tuhan Yesusku itu. Dia selalu tepat waktu memberikan pertolongan untuk setiap anakNya yang berharap padaNya. Dia memang terlihat lambat menurut waktu kita tapi Dia tak pernah terlambat!!</p>
<p>Sejak jumat malam itu aku mulai mempersiapkan diri untuk dipersenjatai Allah di doa malam. Kemudian sabtu pagi aku pulang naik travel. Bangun pagi itu aku PP dan selama di travel aku mendengarkan mp3 yang isinya puji2an terus sambil tetap berbahasa roh. Aku juga untuk memutuskan untuk puasa hari itu.</p>
<p>Sore hari aku diajak mamaku ke tempat peramal itu. Sambil nunggu antrian aku tetap puji2an dan bahasa roh. Bersenandung tentunya. Mungkin klo orang liat aku kayak orang gila yang mulutnya komat kamit tanpa ngeluarin suara hahaha..</p>
<p>Waktu itu sempat kudengar dari si peramal sendiri bahwa ia adalah anggota suatu gereja di jakarta dan sampai sekarang masih tercatat di sana. Ketika dia menasehati adik sepupuku tentang bahaya pergaulan, tiba2 dia bilang tentang betapa besar pengorbanan Yesus di kayu salib dan memnita adik sepupuku itu agar bisa menjaga diri dari pergaulan yang salah sehingga tak menyia2kan pengorbanan Yesus. Ugghh..emang benar ya sekarang ini akhir jaman telah dekat. Berkedok seperti itu mereka berharap bisa menyesatkan orang2 percaya. Dalam Firman yang ditulis ribuan tahun lalu pun kita sudah diingatkan tentang penyesatan ini rupanya. (1 Yoh 4 : 1)</p>
<p>Akhirnya, saat tiba giliranku untuk diramal, selama di dalam ruangan itu aku tetap berbahasa roh dalam hati dan aku cuma dapat ramalan yang bagus2 saja. Bahwa aku tidak akan menderita kelaparan (itu sich Tuhan yang memeliharaku&#8211; Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan. Mazm 33:19), tahun ini merupakan tahun yang baik untukku (tentu saja dalam Yesus semua hari adalah baik diciptakanNya), dan mamaku ga perlu menguatirkanku (ini yang penting karena mama suka kuatir). Wah aku benar2 bersyukur pokoke. Praise the Lord!! =)</p>
<p>Thanks God, finally i won that battle. Aku semakin merasakan kuasa puji2an dan bahwa aku ini lemah, tanpa Tuhan aku ga mampu berbuat apa2. Saat ini, aku tetap berdoa buat pemulihan keluargaku. Aku percaya suatu saat nanti (pada waktuNya) seluruh keluargaku akan boleh menerima Yesus dan diselamatkan. </p>
<p>Buat teman2 yang punya latar belakang keluarga kayak aku, jiayo!!! Jadi terang buat keluarga, tetap semangat berdoa dan melayani Yesus. Aku percaya keluarga kalian juga pasti akan dipulihkan dan aku akan turut berdoa juga untuk pemulihan keluarga kalian. Tiada yang mustahil bagi Allah kita! (Luk 1:37)</p>
<p>Buat yang uda ngasi aku saran dan bantuan doa, thanks ya karena kalian uda mau dipakai Tuhan jadi sarana buat njawab doaku tepat pada waktuNya. Jangan pernah lelah bekerja di ladangNya ya hehehe&#8230;</p>
<p>GBU all ^o^   </p>
<p><strong>1 Yoh 4:4</strong> &quot;Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.&quot;</p>
<p><a target="_blank" href="http://www.facebook.com/rini.widayati" target="_blank">Rini Widayati</a></p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/masalah-emas-allah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masalah = (E)Mas ALLAH'>Masalah = (E)Mas ALLAH</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/berhenti-saja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Berhenti Saja?'>Berhenti Saja?</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/yes-lord-i-want-to-obey/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masalah = (E)Mas ALLAH</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/masalah-emas-allah/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/masalah-emas-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 05:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hsm.or.id/masalah-emas-allah-2/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu&#8221; (Mazmur 34 : 20)
Aku hendak bersyukur karena akhirnya aku bisa ikut retret Wanita Bijak Katolik single beberapa waktu yang lalu. Di sana aku boleh mendapat lawatan yang luar biasa dari Tuhan sehingga mengalami pertobatan dan pemulihan gambar diri.
Namun, iblis itu tak suka liat manusia [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/perintah-allah-dan-adat-istiadat-yahudi-mat-15-1-20/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perintah Allah dan Adat Istiadat Yahudi [ Mat 15 : 1 - 20 ]'>Perintah Allah dan Adat Istiadat Yahudi [ Mat 15 : 1 - 20 ]</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu&#8221; (Mazmur 34 : 20)</p>
<p>Aku hendak bersyukur karena akhirnya aku bisa ikut retret Wanita Bijak Katolik single beberapa waktu yang lalu. Di sana aku boleh mendapat lawatan yang luar biasa dari Tuhan sehingga mengalami pertobatan dan pemulihan gambar diri.</p>
<p>Namun, iblis itu tak suka liat manusia dekat dengan Allah maka ia akan selalu berusaha merusak citra Allah di hadapan manusia. Iblis tak suka liat aku on fire setelah camp WB itu.</p>
<p>Seminggu setelah WB aku diijinkan untuk mengalami ujian iman yang pertama setelah aku bertobat. Apakah aku masih bisa bersyukur atau malah menyalahkan Tuhan. Apakah aku melihatnya sebagai berkat atau musibah.</p>
<p>Sabtu sore itu sel kami ada acara doa syafaat dan waktu pulang acara itu mobilku mengalami kecelakaan (ditabrak oleh motor). Keluarga penabrak itu belum kenal Tuhan dan ada sodaranya yang mau nuntut aku ke polisi supaya aku yang nanggung semua biaya rumah sakit karena yang nabrak itu patah tulang sementara dia liat aku sehat2 aja. Di rumah sakit aku sempat kuatir tapi puji Tuhan ada teman2 HSM baik teman sel maupun sel lain yang setia support aku dan ingatkanku untuk tetap berdoa minta tolong sama Tuhan. Waktu itu aku cuma bisa nangis berserah pada Tuhan, berbahasa Roh dan nyanyi dalam hati “How great is our God” tapi itu benar2 bisa menguatkanku.</p>
<p>Trus sodaranya itu tanpa tau kejadiannya dan belum liat keadaan mobilku, dia uda neror2 by sms &amp; phone. Tapi puji Tuhan aku ga kepancing emosi. Aku berusaha menjawabnya dengan halus dan sabar. Aku tak takut karena selain aku ga salah juga terlebih karena Tuhan besertaku dan Dia yang berperang gantikanku.</p>
<p>Saat sodara penabrakku itu menunda melaporkanku ke polisi padahal awalnya ngotot mau lapor, aku diberi hikmat oleh Tuhan untuk melapor ke polisi. Aku sebenarnya baru tau dari temnaku seandainya aku ga lapor saat itu juga maka aku bisa dipersalahkan oleh sodaranya menjadi kasus tabrak lari. Puji Tuhan aku langsung nurut sama dorongan Roh Kudus saat itu.</p>
<p>Kebaikan Tuhan ga berhenti sampai situ aja. Di kantor polisi aku dipertemukan Tuhan dengan bapak2 polisi yang baek. Mereka melayani dengan hati dan bahkan mereka sempat menghibur aku supaya ga tegang. Trus soal dana aku benar2 bersyukur karena Tuhan uda menyediakannya buatku. Dari asuransi Jasa Raharja bisa dapat 10 juta karena korban patah tulang dan ada papa teman selku yang juga mau bantu nyumbang.</p>
<p>Lewat kejadian ini aku teringat akan ayat dari Mazmur 34 : 8 yang berbunyi “Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.” Mulai dari teman2 sel, trus dari sel lain yang mau nganter aku ke polisi sampai jam 4 subuh, papa temanku dan bapak2 polisi itu semua bagai malaikat2 yang Tuhan taruh di sekelilingku.</p>
<p>Selama PP aku selalu mendapat kekuatan baru dari Tuhan terutama lewat lagu “Tuhanku Berkuasa”. Ada liriknya yang berbunyi di dalam kelemahanku kuasaMu jadi sempurna…trus endingnya Tuhanku berkuasa memberikan kemenangan di dalam hidupku. Lagu itu menjadi doaku dan benar2 aku imani.</p>
<p>Kemudian setelah sodaranya ini tau kondisi mobilku, dia ga neror aku lagi dan dia sadar bahwa aku yang ditabrak tapi masih mau nolong bersama teman2ku. Aku percaya bahwa Tuhan mau pakai aku &amp; teman2 selku sebagai alatNya untuk memancarkan kasih Tuhan lewat tutur kata dan perbuatan kami sebagai anak2Nya dan Tuhan juga pakai pertemuan kami sebagai kesempatan untuk memperkenalkan kerajaanNya.</p>
<p>Ternyata lewat kejadian yang mungkin oleh orang dunia dianggap sebagai musibah ini aku justru boleh melihat betapa Tuhan itu amat baik bagiku. KebaikanNya yang pertama bahwa aku boleh selamat dari kecelakaan itu tanpa luka sama sekali. Sebab kalo dipikir2 lagi misalnya motor itu agak kencang sedikit aja lagi maka aku pasti juga ga selamat.</p>
<p>Buat teman2 yang mungkin lagi dalam masalah aku mau bilang apapun masalahmu tetaplah setia bergantung padaNya karena Dia pasti akan beri jalan keluar. Masalah jika dibaca terpisah jadi “(e)Mas ALLAH” artinya saat kita punya masalah tapi tetap percaya bahwa Tuhan itu baik dan pasti memberi kita yang terbaik maka masalah itu akan diubahkan jadi berkat2 yang luar biasa oleh Tuhan (emas2 buatan Allah). All for His Glory!</p>
<p><a target="_blank" href="http://www.facebook.com/rini.widayati" target="_blank">Rini Widayati</a></p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/perintah-allah-dan-adat-istiadat-yahudi-mat-15-1-20/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perintah Allah dan Adat Istiadat Yahudi [ Mat 15 : 1 - 20 ]'>Perintah Allah dan Adat Istiadat Yahudi [ Mat 15 : 1 - 20 ]</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/masalah-emas-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kecewa</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/kecewa/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/kecewa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 06:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hsm.or.id/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Dear all,
selama beberapa waktu terakher ini, aku merenungkan beberapa hal dan refleksi diri selama ini. Pernah ndak kalian ngalami apa yang disebut &#8216;kekecewaan&#8217; ?

At this point, emang ngomongnya si gampang : ga bole kecewa, cuman liat Tuhannya dan bukan manusia.. Tapi however, like it or not, kecewa tu kayaknya udah jadi bagian pasti dalam kehidupan [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/selalu-ada-alasan-untuk-bersyukur/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Selalu Ada Alasan Untuk Bersyukur'>Selalu Ada Alasan Untuk Bersyukur</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/yesus-ditolak-di-nazaret-mat-13-53-58/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yesus Ditolak di Nazaret [Mat 13 : 53 - 58 ]'>Yesus Ditolak di Nazaret [Mat 13 : 53 - 58 ]</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/masalah-emas-allah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masalah = (E)Mas ALLAH'>Masalah = (E)Mas ALLAH</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Dear all,</div>
<div>selama beberapa waktu terakher ini, aku merenungkan beberapa hal dan refleksi diri selama ini. Pernah ndak kalian ngalami apa yang disebut &#8216;kekecewaan&#8217; ?</div>
<div></div>
<div>At this point, emang ngomongnya si gampang : ga bole kecewa, cuman liat Tuhannya dan bukan manusia.. Tapi however, like it or not, kecewa tu kayaknya udah jadi bagian pasti dalam kehidupan kita. Parahnya, dalam komunitas kayak gini ini, banyak banget oknum2 yang bisa bikin orang kecewa.</div>
<div></div>
<div>Banyak interpretasi dari kekecewaan yang dialami oleh kita. Mungkin sebagian memilih untuk keluar dari suatu komunitas karena merasa kecewa, ato mungkin juga banyak yang tinggal tapi tak menghasilkan apa-apa dan parahnya banyak yang bergabung dengan kelompok ato denominasi lain karena merasa &#8216;kecewa&#8217;. Lama-kelamaan, &#8216;kecewa&#8217; ini menjadi suatu pembenaran atas sikap dan tindakan kita sehari-hari&#8230; Serem ya toh..</div>
<div></div>
<div>Sejak awal aku bergabung dalam komunitas, banyak hal-hal yang bisa menimbulkan kekecewaan. Mulai dari temen 1 sel, korsel, korkel, pembimbing, bahkan Tuhan sendiri. Kalo dibikin folder ni, pasti folder yang ada tulisannya &#8216;Tuhan Yesus&#8217; yang paling banyak diisi surat kaleng, ancaman, makian, protes dan bentuk-bentuk kekecewaan lainnya. Folder berikutnya yang banyak terisi mungkin adalah folder dengan tulisan &#8216;myself&#8217;. Sadar ato ndak, kita kadang juga banyak kecewa terhadap diri sendiri. Merasa diri kita ga berharga, useless, banyak kelemahan mulai dari fisik (kurang cakep, kurang pinter, kurang tajir, kurang atletis badannya, kurang langsing, kurang putih kulitnya, kurang gemuk dst) sampe hal-hal yang bersifat rohani (kurang bertalenta, kurang berwibawa, kurang pinter bawain firman, kurang bisa sharing, kurang kuat imannya, kurang dewasa, kurang bisa handle sel, dst). Ya emang faktanya gitu. Banyak orang minder ato bahkan dari luar terlihat PeDe abizz dan jadi sombong (saking Pe-Denya) tapi ternyata itu cuman topeng untuk menutupi setiap kelemahannya yang sebenarnya tidak bisa dia terima.</div>
<div></div>
<div>Folder terakher yang ada tulisannya &#8216;orang lain&#8217;. Bisa jadi ketika kita melihat orang yang kita pandang baik dan punya posisi tinggi dalam komunitas, lalu mereka melakukan banyak hal yang bikin &#8217;malu&#8217; dan kita kecewa banget..</div>
<div>Bro, sist munculnya rasa kecewa itu adalah hal yang wajar. Kalo bole dibilang kecewa, aku sangat kecewa dengan diri sendiri dan orang lain. Aku punya segudang kelemahan dan banyak hal terjadi di luar <span style="text-decoration: underline;">harapan dan rencana<strong>ku</strong></span>. Aku menetapkan <span style="text-decoration: underline;">standar tertentu</span> terhadap diri sendiri dan orang lain. Aku berpikir : seorang anak Tuhan seharusnya bla bla bla, seorang korsel seharusnya bla bla bla, seorang korkel seharusnya bla bla bla, dst. Eits.. jangan salah, smua ukuran itu juga kupasang terhadap diriku sendiri lo.. adil kan ??? Sebagai anak Tuhan aku harus bla bla bla, sebagai korsel aku harus bla bla bla&#8230; Akhernya kalo aku bikin salah, aku akan merasa diri lemah dan ga berguna (pikirku : &#8216;gitu aja ga bisa, bener-bener ga pantas jadi ini itu dll). Tapi ujung-ujungnya kalo aku bisa penuhi standardku, aku jadi sombong. Karena apa ? karena itu semua hasil dari <span style="text-decoration: underline;">usaha<strong>ku</strong></span> semata. Kalo orang lain bikin salah, wah.. aku mikirnya : &#8220;kok isa ya udah jadi pelayan Tuhan tapi masi kayak gitu..&#8221; Seolah-olah bener dan membela nama Tuhan ya kan ? ;) tapi begitu orang lain bisa penuhi standardku, aku akan berpikir : &#8220;sudah layak dan sepantasnya kayak gitu, emang harus kayak gitu kan..&#8221; hehehehe.. bener-bener kesombongan terselubung.</div>
<div></div>
<div>Melewati beberapa proses yang ndak gampang, aku boleh diubahkan. AKu melihat kekecewaan itu sebagai suatu akar &#8216;penyakit&#8217;. Kalo misalnya ga dicabut, akan terus muncul dan berkembang biak kayak jamur.. Things tat we can do :</div>
<div></div>
<div>1. <strong>Accept and give thanks to God for our lives.</strong></div>
<div>Penerimaan diri itu sangat penting. Tuhan ciptakan aku dan kamu tu unik. Ga ada yang sama. Mau dibikin jelek, kurang mancung, kurang tinggi, kurang gemuk dll, itu semua indah di mata Tuhan. Inget lo, Tuhan tu ga suka kita jadi orang lain atau bertopeng. Dia menerima kita apa adanya. Ini dulu deh, kalo ini uda bisa baru kita bisa belajar hal yang lain. Pulihkan gambar dirimu !!! jangan menilai dirimu dari apa yang baik dimata dunia. Be urself <img src='http://www.hsm.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  jadi diri sendiri itu adalah salah satu bentuk rasa syukur kita ma Tuhan. Ga usah ditutup2i semua kelemahan kita. Useless..</div>
<div></div>
<div>2.<strong> Be humble ^^</strong></div>
<div>Tuhan ga suka orang sombong. CAri deh ayatnya di alkitab yang bilang Tuhan suka orang sombong.. ga bakal nemu. Kita terima diri kita tapi jangan bermegah atas diri kita sendiri. Semua kekurangan kita tu mau Tuhan proses. <strong>Dia terima kita apa adanya, tapi Dia nggak mau kita jadi apa adanya</strong>. <span style="text-decoration: underline;">HArus mau berproses</span> donkk buat jadi lebih baek. Ngomong si gampang, ngelakuinnya yang susah. Tapi selama kita <span style="text-decoration: underline;">rendah hati di hadapan sesama</span> dan <span style="text-decoration: underline;">merendahkan diri di hadapan Tuhan</span>, kita bisa lewati semua karenaNya.</div>
<div></div>
<div>3. <strong>Use God&#8217;s standards only and Stop Judging the others</strong></div>
<div>Jangan pake standar kita la, buat diri sendiri maupun orang lain. Hanya dan hanya standar Tuhan yang kita pegang teguh. Orang mo ngomong apa terserah, yang pasti prinsip hidup kita harus sesuai dengan standar Allah (baca bible tohh..). Kita pribadi harus berusaha untuk <strong>jadi terang</strong> buat orang lain dan<strong> tidak jadi batu sandungan</strong>. Cuman, yang harus kita sadari bener-bener tuh kalo kita ini sama2 berproses dan dalam proses itu pasti muncul gesekan. Bahkan ga jarang kita liat orang lain &#8216;jatuh&#8217;. Nah pas kita liat mereka jatuh, <strong>jangan dihakimi</strong>. Itu yang susah.. Apalagi kalo langkah2 di atas belon dilakuin. Pasti bawaannya mikir buruk, kecewa dan keluar dah dari gereja dan komunitas. Inget ndak soal wanita yang ketahuan berzinah lalu mau dirajam ma orang-orang ??? kita kalo baca si langsung mikirnya : keterlaluan tu orang, kok tega bener se.. tapi percaya ndak, kita tu justru ada di pihak orang yang mau merajam, di pihak kaum Farisi !!! la wong ada temen &#8216;jatuh&#8217; tambah digosipin dan dijelek2in.. Bukan urusan kita lagi.. Bahkan kalo kita dirugikan pun, minta pembelaannya ma Tuhan, jangan ma orang lain. Inget lo : <strong>keadilan tu mutlak hak Tuhan</strong>. Ga ada kompromi. Kalo buat Tuhan itu adil untuk pake orang-orang yang ngecewain sebagai pelayanNya, so wat ??? mo protes ?? merasa diri lebih baek ??? better jangan dah.. kalo ndak, kita malah tergabung di kelompok Farisi dan ahli Taurat. Tanggapan Yesus : yang ga berdosa boleh melempar batu pertama kali, lalu orang-orang itu pada ngeluyur pergi karena mereka pun orang berdosa. Ga ada manusia yang ga berdosa. La kalo sama-sama berdosa, apa hak kita menghakimi orang lain ??? Yesus yang ga berdosa pada waktu itu juga ndak ngelempar batu. Itu nunjukin kalo <span style="text-decoration: underline;">Allah berbelaskasihan pada orang berdosa (there&#8217;s a second chance).</span> JAdi kita yang udah dapet belas kasihan ALlah, selayaknya berbelaskasih pada sesama. Harus <strong>positive thinking</strong> !!! Bole la kalo ngingetin temen-temen kita yang lagi jatuh. Udah kewajiban kita tuh !!! kita kan sama-sama lagi dibentuk, jadi saling mengingatkan.. kalo diingetin tetep ga digubris, ya udah.. Nah loo.. Giliran TUhan yang turun tangan dah. Yang penting kita lakuin hal yang bener di mataNya.</div>
<div></div>
<div>Jadi sekarang ga usah ribet ngurusin dosa dan keburukannya orang. Kita benahi diri dulu lalu fokus ma Tuhan. Kalo banyak &#8216;batu-batu&#8217; di sepanjang jalan kita, ya jangan ampe kesandung. Kalo kesandung yang salah sapa ? ya kita laahh.. hehehe.. <img src='http://www.hsm.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  positif thinkingnya ya, itu jadi saringan buat anak Tuhan looo. Kalo motivasinya bener, ada batu pun, perjalanan tetep lancar&#8230; Maju terusss !!! kalo motivasinya salah, ya ilang dah.. tapi juga jangan jadi batu sandungan, karena TUhan panggil kita dan perlengkapi kita untuk setiap perbuatan baik agar lewat kesaksian hidup kita ni, nama Tuhan dipermuliakan dan kita jadi makin &#8216;kecil&#8217;. Mari kita saling mengingatkan dan menjaga satu sama lain sambil hidup dalam pemikiran yang positif ^@^. Kecewa ? boleh asal jangan lama2, harus cepet diatasi.. God bless</div>
<div></div>
<div>with luv,</div>
<div>-jun2-</div>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/selalu-ada-alasan-untuk-bersyukur/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Selalu Ada Alasan Untuk Bersyukur'>Selalu Ada Alasan Untuk Bersyukur</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/yesus-ditolak-di-nazaret-mat-13-53-58/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yesus Ditolak di Nazaret [Mat 13 : 53 - 58 ]'>Yesus Ditolak di Nazaret [Mat 13 : 53 - 58 ]</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/masalah-emas-allah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Masalah = (E)Mas ALLAH'>Masalah = (E)Mas ALLAH</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/kecewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
