<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Heman Salvation Ministry &#187; Humor</title>
	<atom:link href="http://www.hsm.or.id/category/humor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.hsm.or.id</link>
	<description>Komunitas Pujian Penyembahan Muda-mudi Katolik Surabaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jul 2010 11:00:31 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Minta Roti</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/minta-roti/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/minta-roti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 02:02:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hsm.or.id/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[
Metode orang ateis untuk membuktikan bahwa Tuhan itu tidak ada adalah dengan doa minta roti.
Suatu hari, seorang guru di sebuah negara menerapkan metode tersebut kepada murid-muridnya.
&#8220;Anak-anak, Tuhan itu tidak ada. Mau tahu buktinya? Coba, Novich maju ke depan dan berdoa kepada Tuhan minta roti!&#8221;
Anak yang pintar ini maju lalu berdoa minta roti pada Tuhan. Ternyata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p align="justify">Metode orang ateis untuk membuktikan bahwa Tuhan itu tidak ada adalah dengan doa minta roti.</p>
<p align="justify">Suatu hari, seorang guru di sebuah negara menerapkan metode tersebut kepada murid-muridnya.</p>
<p align="justify">&#8220;Anak-anak, Tuhan itu tidak ada. Mau tahu buktinya? Coba, Novich maju ke depan dan berdoa kepada Tuhan minta roti!&#8221;</p>
<p align="justify">Anak yang pintar ini maju lalu berdoa minta roti pada Tuhan. Ternyata tidak muncul roti sepotong pun.</p>
<p align="justify">&#8220;Nah, Novich, mana rotimu?&#8221; tanya sang guru.</p>
<p align="justify">Jawab Novich, &#8220;Tuhan memang tidak mau memberi roti, percuma saja, karena Dia tahu saya sudah sarapan pagi sampai kenyang sekali!&#8221; (Sumber i-Humor)</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/minta-roti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dikejar Singa</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/dikejar-singa/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/dikejar-singa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 06:38:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hsm.or.id/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Seorang misionaris sedang berada di Afrika. Suatu hari, ia melewati sebuah hutan untuk ke suatu desa. Tiba-tiba seekor singa mulai mengejarnya. Dia berlari secepat mungkin, namun si singa semakin dekat. Akhirnya misionaris tadi berhenti dan berteriak, &#8220;Ya Tuhan, tolong jadikan singa ini Kristen.&#8221;
Singa itu mendekat, menyatukan kedua telapak tangannya dan sambil menunduk ia berkata, &#8220;Ya [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/tiga-orang-misionaris/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tiga Orang Misionaris'>Tiga Orang Misionaris</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang misionaris sedang berada di Afrika. Suatu hari, ia melewati sebuah hutan untuk ke suatu desa. Tiba-tiba seekor singa mulai mengejarnya. Dia berlari secepat mungkin, namun si singa semakin dekat. Akhirnya misionaris tadi berhenti dan berteriak, &#8220;Ya Tuhan, tolong jadikan singa ini Kristen.&#8221;</p>
<p>Singa itu mendekat, menyatukan kedua telapak tangannya dan sambil menunduk ia berkata, &#8220;Ya Tuhan, kami bersyukur untuk apa yang akan<br />
kami makan &#8230;.&#8221; (sumber : E-Humor)</p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/tiga-orang-misionaris/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tiga Orang Misionaris'>Tiga Orang Misionaris</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/dikejar-singa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pendeta dan Supir Taksi</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/pendeta-dan-supir-taksi/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/pendeta-dan-supir-taksi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 May 2009 10:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hsm.or.id/pendeta-dan-supir-taksi/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah seorang pendeta meninggal dan masuk ke surga, ia melihat bahwa seorang supir taksi mendapat tempat yang lebih mulia darinya. 
&#34;Aku tidak mengerti,&#34; keluhnya pada Petrus. &#34;Aku mengabdikan seluruh hidupku untuk jemaatku.&#34;
&#34;Kebijakan kami di sini adalah tergantung dari hasilnya,&#34; jelas Petrus. &#34;Apakah jemaatmu memerhatikanmu saat kamu memberikan khotbah?&#34;
&#34;Ya &#8230;,&#34; pendeta itu mengakui, &#34;beberapa jemaat selalu [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/baptis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Baptis'>Baptis</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/tiga-neraka/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tiga Neraka'>Tiga Neraka</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/pengakuan-petrus-mat-16-13-20/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengakuan Petrus [ Mat 16 : 13 - 20 ]'>Pengakuan Petrus [ Mat 16 : 13 - 20 ]</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah seorang pendeta meninggal dan masuk ke surga, ia melihat bahwa seorang supir taksi mendapat tempat yang lebih mulia darinya. </p>
<p>&quot;Aku tidak mengerti,&quot; keluhnya pada Petrus. &quot;Aku mengabdikan seluruh hidupku untuk jemaatku.&quot;</p>
<p>&quot;Kebijakan kami di sini adalah tergantung dari hasilnya,&quot; jelas Petrus. &quot;Apakah jemaatmu memerhatikanmu saat kamu memberikan khotbah?&quot;</p>
<p>&quot;Ya &#8230;,&quot; pendeta itu mengakui, &quot;beberapa jemaat selalu tertidur saat aku berkhotbah.&quot;</p>
<p>&quot;Itu dia masalahnya,&quot; kata Petrus, &quot;kamu tahu, saat orang naik taksi yang dikendarai supir taksi itu, mereka tidak hanya terus terjaga, mereka bahkan berdoa.&quot;   <br />(Sumber : E-Humor)</p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/baptis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Baptis'>Baptis</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/tiga-neraka/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tiga Neraka'>Tiga Neraka</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/pengakuan-petrus-mat-16-13-20/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengakuan Petrus [ Mat 16 : 13 - 20 ]'>Pengakuan Petrus [ Mat 16 : 13 - 20 ]</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/pendeta-dan-supir-taksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Neraka</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/tiga-neraka/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/tiga-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 10:04:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hsm.or.id/tiga-neraka/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pria jahat mati dan disambut oleh Santo Petrus. Petrus memberitahunya bahwa ia harus memilih salah satu dari tiga jenis neraka. 
Neraka pertama sangat panas dan ia melihat banyak orang terbakar dalam api. Neraka berikutnya sangat dingin dan ia melihat orang menggigil dan meratap. Di neraka ketiga, ia melihat orang-orang berdiri di kubangan kotoran setinggi [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/tiga-orang-misionaris/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tiga Orang Misionaris'>Tiga Orang Misionaris</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/pendeta-dan-supir-taksi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pendeta dan Supir Taksi'>Pendeta dan Supir Taksi</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/keteledoran-joe-stoker/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Keteledoran Joe Stoker'>Keteledoran Joe Stoker</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang pria jahat mati dan disambut oleh Santo Petrus. Petrus memberitahunya bahwa ia harus memilih salah satu dari tiga jenis neraka. </p>
<p>Neraka pertama sangat panas dan ia melihat banyak orang terbakar dalam api. Neraka berikutnya sangat dingin dan ia melihat orang menggigil dan meratap. Di neraka ketiga, ia melihat orang-orang berdiri di kubangan kotoran setinggi pinggang tapi mereka nampak bahagia. Mereka minum segelas kopi dan saling ngobrol. Karena itu, pria jahat tadi berkata kepada Petrus, &quot;Aku pilih neraka ketiga.&quot;</p>
<p>Petrus memasukkan pria itu ke neraka ketiga. Ia mendapat segelas kopi dan cukup menikmatinya. Tiba-tiba ia mendengar suara dari pengeras suara yang berkata, &quot;Perhatian. Perhatian. Waktu minum kopi sudah usai. Sekarang waktunya kalian berdiri dengan kepala kalian.&quot; (Sumber : E-Humor)</p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/tiga-orang-misionaris/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tiga Orang Misionaris'>Tiga Orang Misionaris</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/pendeta-dan-supir-taksi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pendeta dan Supir Taksi'>Pendeta dan Supir Taksi</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/keteledoran-joe-stoker/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Keteledoran Joe Stoker'>Keteledoran Joe Stoker</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/tiga-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Baptis</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/baptis/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/baptis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 10:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hsm.or.id/baptis/</guid>
		<description><![CDATA[Pd jaman dulu org kalau dibaptis kan di pinggir kali. Satu pagi hari ada acara pembaptisan &#8230; pendetanya ngerendem sampai pinggang.   Jemaat yg mau dibaptisnya ngantri di pinggir sungai tsb. Tiba-tiba lewat seorg yg mabok &#8230; sambil sempoyongan dia melihat banyak org antri di pinggir sungai &#8230;
Dia trs ikut ngantri &#8230; Smp tiba [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/pendeta-dan-supir-taksi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pendeta dan Supir Taksi'>Pendeta dan Supir Taksi</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/perumpamaan-tentang-lalang-diantara-gandum-mat-13-24-30/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perumpamaan Tentang Lalang diantara Gandum [ Mat 13 : 24 - 30 ]'>Perumpamaan Tentang Lalang diantara Gandum [ Mat 13 : 24 - 30 ]</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pd jaman dulu org kalau dibaptis kan di pinggir kali. Satu pagi hari ada acara pembaptisan &#8230; pendetanya ngerendem sampai pinggang.   <br />Jemaat yg mau dibaptisnya ngantri di pinggir sungai tsb. Tiba-tiba lewat seorg yg mabok &#8230; sambil sempoyongan dia melihat banyak org antri di pinggir sungai &#8230;</p>
<p>Dia trs ikut ngantri &#8230; Smp tiba giliran dia, dia masuk ke sungai sebatas pinggang, berikut ini percakapan yg terjadi.</p>
<p>Pendeta memegang kepalanya dan menenggelamkan si orang mabuk tsb lalu mengangkat dan bertanya: </p>
<p>&quot;Apakah anda sdh menemukan Yesus anakku?&quot;   <br />Orang Mabuk: &quot;Belum&quot;    <br />Pendeta bingung &#8230; terus menenggelamkan si orang mabuk sekali lagi terus nanya lagi: </p>
<p>&quot;Apakah anda sudah menemukan Yesus anakku?&quot;   <br />Orang Mabuk: &quot;Belum&quot;    <br />Pendeta tambah bingung plus sedikit kesel, dia tenggelamin lagi sekali    <br />lagi &#8230; kali ini rada lamaan &#8230; dua menit penuh &#8230; terus dia nanya lagi:    <br />&quot;APAKAH ANDA SUDAH MENEMUKAN YESUS ANAKKU?&quot;    <br />Orang mabuk: (sambil gelagepan) &quot;Belum &#8230; Anda yakin dia tenggelamnya di daerah sini???&quot;</p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/pendeta-dan-supir-taksi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pendeta dan Supir Taksi'>Pendeta dan Supir Taksi</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/perumpamaan-tentang-lalang-diantara-gandum-mat-13-24-30/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perumpamaan Tentang Lalang diantara Gandum [ Mat 13 : 24 - 30 ]'>Perumpamaan Tentang Lalang diantara Gandum [ Mat 13 : 24 - 30 ]</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/baptis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mati Saat Liburan</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/mati-saat-liburan/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/mati-saat-liburan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 10:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hsm.or.id/mati-saat-liburan/</guid>
		<description><![CDATA[Saat berlibur di Yerusalem, ibu mertua George meninggal.
Dengan membawa sertifikat kematian, George pergi ke kantor konsulat Amerika untuk mengatur pengiriman mayat ke Amerika agar dapat dimakamkan dengan layak.
Sang konsulat mengatakan bahwa mengirim jasad ke Amerika itu sangat mahal, sekitar lima ribu dolar. Kebanyakan orang memilih untuk menguburkan orang yang mereka kenal di sini karena hanya [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/saat-ini-saat-indah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Saat Ini Saat Indah'>Saat Ini Saat Indah</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat berlibur di Yerusalem, ibu mertua George meninggal.</p>
<p>Dengan membawa sertifikat kematian, George pergi ke kantor konsulat Amerika untuk mengatur pengiriman mayat ke Amerika agar dapat dimakamkan dengan layak.</p>
<p>Sang konsulat mengatakan bahwa mengirim jasad ke Amerika itu sangat mahal, sekitar lima ribu dolar. Kebanyakan orang memilih untuk menguburkan orang yang mereka kenal di sini karena hanya membutuhkan biaya 150 dolar.</p>
<p>George berpikir sesaat dan menjawab, &quot;Aku tidak penduli berapa yang harus aku bayar untuk mengirim jasadnya kembali ke Amerika, aku ingin melakukannya.&quot;</p>
<p>Setelah mendengarnya, si konsulat berkata, &quot;Anda pasti sangat mencintai ibu mertua Anda karena mau melakukan hal ini.&quot;</p>
<p>&quot;Bukan, bukan karena itu,&quot; kata George. &quot;Begini, aku tahu bertahun-tahun yang lalu ada Seseorang yang dikubur di Yerusalem. Pada hari ketiga, ia bangkit dari kematian!&quot;</p>
<p>&quot;Aku tidak mau mengambil risiko untuk itu.&quot;   <br />(Sumber: E-Humor)</p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/saat-ini-saat-indah/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Saat Ini Saat Indah'>Saat Ini Saat Indah</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/mati-saat-liburan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Orang Misionaris</title>
		<link>http://www.hsm.or.id/tiga-orang-misionaris/</link>
		<comments>http://www.hsm.or.id/tiga-orang-misionaris/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 10:47:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hsm.or.id/tiga-orang-misionaris/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa puluh tahun yang lalu tiga orang misionaris dari Eropah telah memasuki pedalaman pulau Kalimantan. Mereka ditangkap oleh salah satu suku terasing yang menolak mentah-mentah Injil Tuhan Yesus Kristus yang mereka beritakan. Bertiga mereka digiring untuk menemui rajanya. Seketika itu juga sesuai undang-undang yang berlaku di sana mereka diadili dan dijatuhi hukuman mati.
Tetapi oleh karena [...]

<br> <hr /> 
Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/tiga-neraka/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tiga Neraka'>Tiga Neraka</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/dikejar-singa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dikejar Singa'>Dikejar Singa</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/yesus-menyembuhkan-orang-orang-sakit-di-genesaret-mat-14-34-36/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yesus Menyembuhkan Orang &#8211; Orang Sakit di Genesaret [ Mat 14 : 34 - 36 ]'>Yesus Menyembuhkan Orang &#8211; Orang Sakit di Genesaret [ Mat 14 : 34 - 36 ]</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa puluh tahun yang lalu tiga orang misionaris dari Eropah telah memasuki pedalaman pulau Kalimantan. Mereka ditangkap oleh salah satu suku terasing yang menolak mentah-mentah Injil Tuhan Yesus Kristus yang mereka beritakan. Bertiga mereka digiring untuk menemui rajanya. Seketika itu juga sesuai undang-undang yang berlaku di sana mereka diadili dan dijatuhi hukuman mati.</p>
<p>Tetapi oleh karena sepanjang hari itu Sang Raja merasa mujur dan terus-menerus mengalami hal-hal yang menyenangkan hatinya, ia ingin bermurah hati dengan memberikan kesempatan kepada ketiga misionaris tersebut untuk menerima amnesti. Tetapi &#8230; amnesti yang bersyarat.</p>
<p>Pengampunan itu hanya akan dikaruniakan, jika mereka bertiga bisa memenangkan sebuah pertandingan aneh yang ditentukan oleh Sang Raja khusus untuk mereka. Raja itu menyuruh mereka pergi memasuki hutan belantara di pedalaman kerajaannya untuk menemukan sejenis pohon dan memetik buahnya yang paling ranum untuk dibawa kembali menghadap kepadanya. Setiap orang diperintahkan untuk membawa sepuluh buah yang sejenis</p>
<p>“Untuk apa buah-buah tersebut?” tanya misionaris yang ketiga ingin tahu.   <br />“Nanti akan kujelaskan jika waktunya telah tiba. Bawalah mereka kepadaku terlebih dahulu. Dan ingatlah, jangan ada seorangpun di antara kalian yang mencoba untuk melarikan diri, karena hutan itu selalu berada di bawah pengawasanku!” sabda Sang Raja sebelum mengizinkan mereka untuk mengundurkan diri dari hadapannya. Bersama-sama mereka bergegas pergi memasuki hutan untuk secepatnya melaksanakan tugas yang diperintahkan olehnya.</p>
<p>Tidak memakan waktu terlampau lama muncullah kembali dua orang dari ketiga misionaris tersebut. Yang seorang membawa sepuluh mangga, sedangkan yang lain membawa sepuluh jambu air. Tetapi anehnya, misionaris yang ketiga tidak kunjung tiba, meskipun sudah ditunggu sekian lamanya. Entah ia sedang berada di mana?</p>
<p>Karena tidak ingin membuang waktu lagi, Sang Raja memerintahkan mereka untuk segera memulai pertandingan tersebut. Sebuah pertandingan yang ternyata mudah dan sederhana sekali. Mereka diharuskan untuk berdiri tegak dan tidak diperkenankan bergerak, selama … dilempari dengan kesepuluh buah hasil petikan tangan-tangan mereka sendiri. Apabila mereka bisa menahan rasa sakit tanpa mengeluarkan suara apa-apa, mereka akan dinyatakan menang dan dibebaskan dari hukuman mati! Itulah syarat yang harus mereka lakukan!</p>
<p>Misionaris yang pertama mulai dilempari dengan mangga-mangga ranum yang sudah dibawa olehnya sendiri. Lemparan demi lemparan menggebuki bagian-bagian tubuhnya. Sebenarnya oleh karena hantaman buah-buah yang besar dan keras tersebut, ia sudah ingin berteriak. Namun ia bertekad untuk menahan rasa sakitnya, mengingat hukuman fatal yang harus dilalui, jika ia gagal memenangkan pertandingan itu.</p>
<p>Tetapi pada saat ia menerima lemparan yang terakhir, buah mangga yang besar dan paling ranum tersebut menghantam keningnya lalu pecah, sehingga getah tercampur air sarinya mengalir turun masuk dan menggenangi kedua bola matanya, menimbulkan rasa nyeri yang tak tertahankan lagi. Secara refleks … ia berteriak nyaring kesakitan! Konsekuesinya, … misionaris yang pertama dinyatakan gagal! Pada saat itu juga ia dihukum mati!</p>
<p>Tibalah giliran misionaris yang kedua, yang sudah membawa kembali sepuluh jambu air. Sang Raja memerintahkan, agar ia segera dilempari dengan buah-buah tersebut.</p>
<p>“Oh, ini mah sip banget! Jambu-jambu air yang kecil dan enteng macam beginian engga bakalan nyakitin aku. Untung aku milih jenis buah yang ini.” Pikirnya sambil menenangkan diri mengingat nasib rekannya. Ternyata lemparan-lemparan keras jambu-jambu air yang menimpa tubuhnya benar-benar tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali. Bahkan ia memandang orang yang melempari dirinya dengan wajah tersenyum-simpul penuh kepastian, bahwa ia akan memenangkan pertandingan itu!</p>
<p>Tetapi pada saat jambu yang terakhir dilemparkan, &#8230; tiba-tiba terdengarlah ledakan suaranya, tertawa terpingkal-pingkal tanpa bisa dikendalikan lagi! Konsekuesinya, … misionaris itu pun dinyatakan gagal, oleh karena ia telah melanggar peraturan yang ditetapkan oleh Sang Raja! Seperti yang sudah terjadi pada misionaris yang sebelumnya, ia juga langsung dijatuhi hukuman mati.</p>
<p>Tentu saja, sesuai perkiraan semua orang, … kedua misionaris tersebut akhirnya masuk sorga.   <br />Ketika mereka bertemu muka di sana, bertanyalah misionaris yang pertama: “Eh, ‘ngapain lu ‘ngikutin gue? Jambu-jambu air khan engga bakalan nyakitin tubuh ‘lu.”</p>
<p>Misionaris yang kedua menjawab: “Engga sih, &#8230; gue kalah bukan gara-gara ‘njerit kesakitan, tapi gara-gara ketawa terpingkel-pingkel, karena ‘ga bisa tahan!”   <br />Penuh keheranan misionaris yang pertama bertanya lagi: “Emangnya elu tergelitik oleh timpukan jambu-jambu air ‘lu sendiri?”    <br />Mengenang kembali peristiwa yang baru terjadi itu, tanpa bisa menahan rasa gelinya lagi, misionaris yang kedua tertawa terbahak-bahak sambil menjawab: “Engga, bukan sebab itu, tapi karena gue jadi geli banget ‘ngeliatin teman kita tuh, yang tahu-tahu muncul dari dalam ‘utan, jalan sempoyongan sambil ‘ngangkatin sepuluh buah duren, … gede-gede banget! Mana dia &#8230; bangga lagi!”</p>


<br> <hr /> <p>Artikel yang berhubungan:<ol><li><a href='http://www.hsm.or.id/tiga-neraka/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tiga Neraka'>Tiga Neraka</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/dikejar-singa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dikejar Singa'>Dikejar Singa</a></li>
<li><a href='http://www.hsm.or.id/yesus-menyembuhkan-orang-orang-sakit-di-genesaret-mat-14-34-36/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Yesus Menyembuhkan Orang &#8211; Orang Sakit di Genesaret [ Mat 14 : 34 - 36 ]'>Yesus Menyembuhkan Orang &#8211; Orang Sakit di Genesaret [ Mat 14 : 34 - 36 ]</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hsm.or.id/tiga-orang-misionaris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
